Cek Status Penerima KJP 2026 Tahap 2 dengan NIK dan Nominal Uang yang Didapatkan

Pemerintah DKI Jakarta secara resmi telah mengumumkan mengenai kapan pencairan pendidikan kartu jakarta pintar 2026 tahap 2. Mulai tanggal 4 September kemarin bantuan untuk pendidikan warga yang berdomisili di Jakarta ini mulai disalurkan.

Bantuan pendidikan ini sendiri menyasar kepada keluarga yang tidak mampu. Namun jangan salah artikan kalau semua yang tidak mampu akan mendapatkan bantuan. Apabila sebelumnya belum diajukan oleh Sekolah, maka bisa dipastikan tidak akan memperoleh bantuan ini.

Cek apakah siswa menerima bantuan program KJP ini bisa dilakukan lewat mengakses portal yang memang telah disediakan untuk melakukan pengecekan.

Sebelum masuk ke halaman resmi pegecekan KJP ini, maka harus menyediakan NIK peserta didik terlebih dahulu.

Cara Cek Status Penerima KJP Plus Menggunakan NIK

Pengecekan status penerima KJP Plus dapat dilakukan secara online menggunakan NIK peserta didik. Prosesnya cukup sederhana dan bisa dilakukan melalui HP tanpa perlu datang ke sekolah.

  • Buka halaman resmi milik pemprov jakarta https://edu.jakarta.go.id/kjp-portal/cek-bansos
  • Masukkan NIK peserta didik sesuai data yang terdaftar.
  • Pastikan NIK yang dimasukkan sudah benar
  • Untuk kolom Tahap KJP, maka dapat memilih “Tahap 2 Tahun 2026”
  • Pilih “Cek Sekarang”
  • Perhatikan status yang muncul untuk mengetahui apakah peserta didik ditetapkan sebagai penerima KJP Plus.
  • Jika status menunjukkan penerima, selanjutnya pengecekan saldo dapat dilakukan melalui rekening Bank DKI atau aplikasi JakOne Mobile.

Walaupun pencairan dimulai pada tanggal 4 September kemarin, bukan suatu jaminan kalau uang bantuan pendidikan ini sudah masuk kedalam rekening kita. Untuk itu kamu dapat mengecek sendiri apakah saldo tersebut telah masuk atau tidak.

Status penerima KJP Plus ini bisa saja berubah tergantung pada Desil yang terdaftar di BPS. Pramono Anung sendiri mengatakan kalau sekarang ini masih banyak yang belum mendapatkan KJP Plus padahal layak menjadi penerima jika melihat dari segi ekonomi, namun enggan mengurus agar menjadi penerima bantuan.

“Di samping itu, terdapat ada kurang lebih dari data BPS dan juga dari data yang kami miliki, ada kurang lebih 40.166 anak yang berhak menerima, tapi tidak mau mengurus untuk menerima,” Ucap Pramono.

Cek KJP Plus melalui JakEdu

Pengecekan informasi KJP Plus melalui JakEdu dapat dilakukan dengan:

  • Buka platform atau aplikasi JakEdu.
  • Login menggunakan akun yang terdaftar.
  • Masuk ke layanan atau menu terkait KJP Plus.
  • Periksa informasi status bantuan yang tersedia.
  • Pastikan data peserta didik dan sekolah sudah sesuai.

Mengecek Saldo KJP Plus Lewat Aplikasi JakOne Mobile

Setelah mengetahui kalau siswa telah terdaftar sebagai penerima. Maka langkah berikutnya ialah melakukan pengecekan saldo tersebut sudah masuk atau belum. Dan ini bisa dilakukan dengan dua cara yaitu lewat ekening bank BRI dan melalui aplikasi JakOne Mobile.

  • Buka aplikasi JakOne Mobile
  • Login ke akun JakOne Mobile
  • Pilih menu rekening atau saldo pada halaman utama.
  • Pilih rekening Bank DKI yang digunakan untuk menerima dana KJP Plus.
  • Periksa jumlah saldo yang tampil pada rekening tersebut.
  • Untuk memastikan ada dana KJP yang baru masuk, buka menu mutasi atau riwayat transaksi.
  • Periksa transaksi terbaru dan lihat apakah terdapat pemasukan dana KJP Plus.
  • Jika saldo sudah bertambah dan transaksi penerimaan tercatat, berarti dana KJP Plus sudah masuk ke rekening.

Berapa Nominal yang Didapatkan dari Bantuan Pendidikan KJP Plus Tahap 2 Tahun 2026

JenjangDana Personal/BulanTambahan SPP Sekolah Swasta
SD/MI/SDLBRp250.000Rp130.000
SMP/MTs/SMPLBRp300.000Rp170.000
SMA/MA/SMALBRp420.000Rp290.000
SMKRp450.000Rp240.000
PKBM Paket A/B/CRp300.000

Data tersebut tercantum pada portal resmi KJP Plus Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk Tahap II 2026.

Jadi, misalnya siswa SMP sekolah negeri, dana personalnya Rp300 ribu per bulan. Kalau SMP swasta, terdapat tambahan SPP Rp170 ribu per bulan, sehingga komponen bantuan bisa mencapai Rp470 ribu per bulan.

Khusus sekolah swasta, dana SPP tersebut bukan berarti seluruhnya masuk sebagai saldo yang bisa ditarik tunai oleh siswa karena peruntukannya berbeda dengan dana personal.

KJP Plus Digunakan untuk Apa Saja?

KJP Plus dapat dimanfaatkan untuk membantu memenuhi berbagai kebutuhan pendidikan peserta didik. Dana bantuan ini ditujukan agar kebutuhan sekolah dapat terpenuhi dan beban pengeluaran pendidikan keluarga penerima menjadi lebih ringan.

Beberapa kebutuhan pendidikan yang dapat didukung melalui KJP Plus antara lain:

  • Membeli buku pelajaran dan buku penunjang pendidikan.
  • Membeli alat tulis dan perlengkapan sekolah.
  • Membeli seragam sekolah dan perlengkapan pendukungnya.
  • Membeli sepatu dan tas sekolah.
  • Membantu memenuhi kebutuhan transportasi peserta didik.
  • Membayar biaya pendidikan tertentu sesuai ketentuan program.
  • Membantu pembayaran SPP bagi peserta didik sekolah swasta sesuai besaran yang telah ditetapkan.
  • Memenuhi kebutuhan pendidikan lain yang diperbolehkan dalam ketentuan penggunaan dana KJP Plus.

Penggunaan dana tetap perlu mengikuti aturan KJP Plus. Dana bantuan bukan diperuntukkan untuk kebutuhan di luar kepentingan pendidikan yang tidak diperbolehkan dalam ketentuan program.

Untuk membantu masyarakat dapat menyekolahkan anaknya ke jenjang yang lebih layak, pemerintah sekarang ini telah memberikan cukup banyak bantuan baik itu lewat pemprov, kementrian pendidikan maupun kementrian sosial.

Kalau nama siswa tidak terdaftar sedangkan dari segi ekonomi pada golongan yang tidak mampu, maka dapat menghubungi pihak sekolah agar siswa tersebut dapat didaftarkan.

Lewat beberapa tahapan yang sudah disampaikan diatas tentunya cek kjp 2026 tahap 2 ini bisa mudah sekali dilakukan, sehingga kita bisa mengetahui apakah termasuk sebagai penerima atau tidak.

Sudah bebeapa tahun ini senang menganalisi dunia pendidikan dan kebijakan pemerintah. Sebagai lulusan Administrasi Publik UNPAD membuat aku semakin senang ketika memberikan ulasan terkait dengan pendidikan atau pun kebijakan pemerintah.

Leave a Comment